Pages

Sabtu, 21 April 2012

Cara Memasang Logo Bank di Blog


Sebelumnya terimakasih untuk anda yang telah mengunjungi blog saya ini. Kali ini saya mencoba untuk menulis bagai mana cara memasang logo bank lokal di blog, yang barang kali ada manfaat ketika kitaau memasang logo donasi untuk bank lokal di Blog/web kita.
Beberapa keuntungan ketika kita memasang logo donasi bank diantaranya adalah : ketika ada pengunjung yang merasa terbantu dengan postingan blog anda dan mendapat manfaat dari tulisan anda dan secara kebetulan pengunjungnya seorang yang dewmawan mau menyumbangkan sebagian dananya ke rekening yang kita miliki. Memasang logo donasi merupakan keuntungan tersendiri untuk menerima pundi-pundi amal dari para dermawan. berikut ini beberapa langkah untuk memasang logo bank di web/blog.

  1. pastikan anda di halaman administrator. jika belum silahkan log in
  2. pada blog yang berbasis WordPress carilah tulisan WIDGETS di sebelah kiri di bawah APPEARANCE kemudian geser widgets Teks dan kopilah kode Html di bawah ini jangan lupa untuk merubah Nama Bank dan Nomer rekening serta nama Pemilik rekening
[ad#ad-4]

No Rek : Nomer Rekening
A/N : Nama Anda
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”>          </span><br />
<div align=”center”>
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><img height=”48″ src=”http://www.omeconomi.com/wp-content/uploads/2011/05/logo-bca.png” width=”100″ /></span></div>
<div style=”text-align: center;”>
<b><span style=”font-size: x-small;”><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;”>No Rek : Nomer Rekening</span></span></b></div>
<div align=”center”>
<b><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;”>A/N&nbsp;</span>: Nama Anda</span></b></div>
<div align=”center”>
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><br /></span><br />

No Rek : Nomer Rekening
A/N : Nama Anda
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”>          </span><br />
<div align=”center”>
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><img height=”48″ src=”http://www.omeconomi.com/wp-content/uploads/2011/05/logo-bni.png” width=”100″ /></span></div>
<div style=”text-align: center;”>
<b><span style=”font-size: x-small;”><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;”>No Rek : Nomer Rekening</span></span></b></div>
<div align=”center”>
<b><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;”>A/N&nbsp;</span>: Nama Anda</span></b></div>
<div align=”center”>
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><br /></span><br />
No Rek : Nomer Rekening
A/N : Nama Anda
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”>          </span><br />
<div align=”center”>
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><img height=”48″ src=”http://www.omeconomi.com/wp-content/uploads/2011/05/logo-bri.png” width=”100″ /></span></div>
<div style=”text-align: center;”>
<b><span style=”font-size: x-small;”><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;”>No Rek : Nomer Rekening</span></span></b></div>
<div align=”center”>
<b><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;”>A/N&nbsp;</span>: Nama Anda</span></b></div>
<div align=”center”>
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><br /></span><br />
No Rek : Nomer Rekening
A/N : Nama Anda
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”>          </span><br />
<div align=”center”>
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><img height=”48″ src=”http://www.omeconomi.com/wp-content/uploads/2011/05/logo-mandiri.png” width=”100″ /></span></div>
<div style=”text-align: center;”>
<b><span style=”font-size: x-small;”><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;”>No Rek : Nomer Rekening</span></span></b></div>
<div align=”center”>
<b><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;”>A/N&nbsp;</span>: Nama Anda</span></b></div>
<div align=”center”>
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><br /></span><br />
No Rek : Nomer Rekening
A/N : Nama Anda
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”>          </span><br /><div align=”center”>
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><img height=”48″ src=”http://www.omeconomi.com/wp-content/uploads/2011/05/logo-atmbersama.png” width=”100″ /></span></div>
<div style=”text-align: center;”>
<b><span style=”font-size: x-small;”><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;”>No Rek : Nomer Rekening</span></span></b></div>
<div align=”center”>
<b><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;”>A/N&nbsp;</span>: Nama Anda</span></b></div>
<div align=”center”>
<span style=”font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;”><br /></span><br />
4. pilihlah logo yang anda suka dantentunya sesui dengan rekening bank anda.
5. simpan attau Save
6. jangan lupa untuk mengecek apakah logo udah tampil di blog anda
[ad#ad-2]

selamat mencoba. Saya berharap anda dalam keadaanselalu beruntung dan tambah Risqinya. Amin
Sumber : www.kucoba.com

Rabu, 11 April 2012

10 Kutipan Kesuksesan yang Akan Membantu Anda Selangkah Lebih Maju

kesuksesan
Kita harus menghadapi banyak masalah yang berbeda dalam kehidupan. Masa sulit akan selalu ada, kita selalu berlari dan seiring waktu yang berlalu, mimpi kita menjadi semakin redup dan redup. Namun, anda akan memiliki sebuah kesempatan untuk bangkit kembali: sebuah perubahan dalam sudut pandang anda. Dan tidak ada cara yang lebih cepat selain kutipan-kutipan kesuksesan untuk membantu anda bangkit kembali.
Intinya adalah ketika anda tidak menghadapi masa-masa sulit, masa-masa sulit tersebut lah yang akan menemukan anda dan anda akan mendapati diri anda terjebak dalam lingkungan anda saat ini dan terkekang oleh apapun yang terjadi.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa apapun yang anda pikirkan pada masa ini akan menjadi masa depan anda, jadi tugas anda adalah untuk melakukan yang terbaik. Saya tahu, hal ini mungkin menakutkan, terlebih jika anda tidak bersemangat dan kegagalan bukanlah suatu pilihan.
Jika hal ini terjadi, mundurlah sejenak, tarik nafas dan berkonsentrasilah pada perspektif baru pada langkah anda berikutnya, langkah yang akan membawa anda maju. Ini adalah titik dimana kekuatan pikiran anda hadir dan saatnya permainan dimainkan. Saat ini adalah momen dimana setiap pikiran anda akan membuat perbedaan.
Saya rasa anda akan menemukan pertolongan dalam ke-10 kutipan kesuksesan berikut, dimana anda akan memperoleh bekal untuk melangkah maju.
Kutipan Kesuksesan #1: “Kesuksesan tidaklah permanen, dan kegagalan bukanlah sesuatu yang fatal” – Mike Ditka
Hal ini merupakan hal pertama yang harus anda pahami. Kehidupan terus berubah dan ada dua kebenaran yang perlu anda ketahui. Pertama, jika anda mengalami masalah setelah anda menerima hasil yang besar; hal ini normal terjadi. Jangan menjadi putus asa; orang lain pun mengalaminya. Kedua, kegagalan anda bukanlah sesuatu yang fatal. Anda membaca artikel ini, maka anda masih hidup. Anda masih memiliki kesempatan untuk bangkit kembali.
Kutipan Kesuksesan #2: “Kesuksesan tidaklah permanen. Hal yang sama juga berlaku untuk kegagalan.” – Dell Crossword
Inilah langkah selanjutnya: memahami bahwa tidak saja anda akan bertahan dari kegagalan, namun juga kegagalan bukanlah sesuatu yang permanen. Jika anda terus bertahan, akan ada satu titik dimana kegagalan akan berhenti dan anda akan meraih kesuksesan. Jadi, bagaimana kita bisa bangkit kembali?
Kutipan Kesuksesan #3:”Ketika anda jatuh terlentang, jika anda masih bisa melihat keatas, berarti anda bisa kembali berdiri.” – Les Brown
Langkah pertama adalah melihat ke depan: hal inilah yang membuat perbedaan antara kekalahan dan terus melanjutkan perjuangan. Lihatlah ke atas dan mulailah bergerak ke arah anda menatap. Dan dalam waktu singkat anda akan berdiri tegak.
Kutipan Kesuksesan #4:”Kegagalan adalah peluang untuk memulai kembali dengan lebih cerdas” – Henry Ford
Jika sekarang anda berdiri, akhirnya anda memiliki kesempatan untuk memulai kembali dengan informasi dan pengetahuan lebih dalam mengenai cara apa yang tidak berhasil dan yang mungkin berhasil. Kedua hal ini sangatlah bernilai. Belajarlah dari kegagalan dan bersiaplah untuk kembali melangkah. Apa yang akan anda lakukan untuk memastikan hal ini akan berjalan lebih baik?
Kutipan Kesuksesan #5: “Asumsi yang salah merupakan sebab dari semua kegagalan. Milikilah keberanian untuk menguji asumsi anda.” – Brian Tracy
Kali ini anda harus berani menguji asumsi anda. Hal ini akan membedakan antara memulai kembali sesuatu dengan sukses dan hanya bangkit berdiri. Perjalanan anda meraih sukses adalah proses belajar. Sebuah proses untuk menemukan bagaimana hal-hal bisa bekerja. Pemahaman anda akan diuji. Andalah yang mengambil keputusan: anda yang menjadi penguji atau kehidupan yang akan menguji anda.
Kutipan Kesuksesan #6: “Untuk meraih kesuksesan, anda harus berani gagal.” – Anonymous
Jadi, anda harus berani menerima kegagalan. Lalui kegagalan dalam waktu sesingkat mungkin, belajar dari kegagalan anda dan tingkatkan kewaspadaan anda. Kenali hal-hal yang belum anda kuasai dan ikuti rencana untuk menguasainya dengan uji coba. Ingat, tindakan adalah guru terbesar.
Kutipan Kesuksesan #7: “Anda selalu melalui kegagalan dalam perjalanan menuju sukses.” – Mickey Rooney
Ingat: anda belum mampu mengelola semua persoalan rumit yang anda hadapi dalam mencapai tujuan anda, meskipun anda merasa sudah mengeluarkan semua kemampuan anda. Kegagalan merupakan suatu hal yang wajar dan anda harus menerima bahwa kegagalan merupakan guru terbaik. Jadi bersiaplah untuk menghadapi kegagalan-kegagalan lain setelah anda kembali memulai sesuatu, belajarlah dari kegagalan tersebut dan …
Kutipan Kesuksesan #8: “Selalu ingat bahwa keputusan untuk mencapai sukses lebih penting dibandingkan hal apapun.” – Abraham Lincoln
Keputusan dan kegigihan merupakan dua poin penting untuk meraih kesuksesan. Tidak ada hal lain. Ambil keputusan untuk tidak pernah menyerah dan anda tidak akan pernah gagal. Dan setiap kali anda tergoda untuk berhenti, ingatlah bahwa …
Kutipan Kesuksesan #9: “Banyak kegagalan hidup terjadi karena orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan kesuksesan ketika mereka menyerah.” – Thomas Edison
Sukses sering diartikan sebagai langkah terakhir. Dan seringkali anda tidak tahu apa yang akan terjadi pada langkah berikutnya. Akan ada titik dimana pengalaman masa lalu anda akan bertemu dan anda akan mengetahui cara untuk menyelesaikannya. Lakukan terus menerus, dan kesuksesan akan tercipta dengan sendirinya. Namun kutipan kesuksesan terpenting adalah:
Kutipan Kesuksesan #10: “Cobalah untuk tidak menjadi orang yang sukses, namun menjadi orang yang bernilai.” – Albert Einstein
Kesuksesan sejati hanya bisa diraih hanya jika anda melayani orang lain. Temukan cara untuk memberi nilai pada kehidupan mereka, dan anda akan meraih kesuksesan.
Langkah Selanjutnya
Kutipan-kutipan ini hanyalah sekedar bantuan. Ada banyak hal yang bisa anda lakukan untuk kembali ke jalan yang menuntun anda menuju kesuksesan dan sumber daya lain di internet untuk mendapatkan dukungan.
Related posts:
  1. 5 Alasan Utama Mengapa Kita Ingin Mencapai Kesuksesan
  2. 66 Kutipan Manajemen Waktu Terbaik
  3. Jangan Biarkan Kekurangan Anda Membatasi Diri Anda Untuk Maju
  4. 11 Tips Bergaransi yang Akan Membuat Anda Tersenyum dan Tetap Positif (bagian 1)
  5. 11 Tips Bergaransi yang Akan Membuat Anda Tersenyum dan Tetap Positif (bagian 2)

[Pramuka] sharing menjadi trainer profesional

Hendry Risjawan
Fri, 20 Apr 2007 20:51:05 -0700
Beberapa minggu yg lalu saya sempat diundang ke Bandung yg diselenggarakan
oleh Training Indonesia & Trainers Club Bandung untuk memberikan seminar ttg
prospek profesi training & bgmn menjadi trainer yg profesional. dalam wkt yg
singkat saya sharing ke 50 orang peserta dr berbagai elemen organisasi LSM &
Perusahaan. Dan berikut adalah ringkasan dr materi sy tsb, semoga berguna
sbg pencerahan utk kita semua mengenai training & trainer.
 
MENJADI TRAINER PROFESIONAL
By. Hendry Risjawan
Ka. Umum Trainers Club Indonesia
 
Apa itu belajar: proses untuk mendapatkan:
 - Keterampilan
 - Pengetahuan
 - Sikap
 
Apa itu Pelatihan, adalah suatu proses meningkatkan keterampilan,
pengetahuan & sikap
 
Alasan kebutuhan pelatihan:
§         Adanya perkembangan dan kemajuan teknologi 
§         Meningkatnya tingkat kesulitan dan tantangan 
§         Ketatnya kompetisi 
§         Terjadinya perubahan 
§         Berkembangnya sumberdaya 
§         Menyesuaikan tuntutan jaman 
§         Kebutuhan penambahan wawasan 
§         Mengurangi kejenuhan 
§         Untuk meningkatkan keahlian dan ketrampilan kerja 
§         Adanya perbedaan 
§         Meningkatkan dan memelihara motivasi kerja 
§         Menstandarisasi budaya kerja 
§         Mengurangi kesenjangan 
 
MENGAPA PELATIHAN GAGAL ?
§    Tidak memberikan kesempatan yang cukup kepada peserta untuk praktek
§    Tidak dapat diterapkan dalam pekerjaan
§    Terlalu akademik / teori
§    Dilaksanakan secara pasif
§    Dilaksanakan dalam situasi yang kurang menyenangkan (situasi penuh
tekanan)
§    Kurang dapat menghubungkan sesi  yang satu dengan sesi berikutnya  
§    Tidak fleksibel
§    Membuat peserta merasa tidak kompeten
§    Menyuruh peserta melakukan suatu tugas tanpa menjelaskan apa alasannya
§    Tidak memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengemukakan pendapat
atau pun memberikan masukan-masukan
 
Training Process: ADDIE 
§     Analysis
–  formal/informal needs assessment
–  determine goals & objectives
§     Design
–  determine the content
–  determine delivery method
§     Development
–  create the materials
§     Implement
–  deliver the content
§     Evaluation
–  results based on objectives
 
 
The Continuous Process of Learning (The Training Cycle)
Training Needs
Objectives
Training Design
Implementation
Monitoring & Evaluation
Transfer of Learning
INGATAN
Kita mengingat……
10 %        dari apa yang kita       BACA
20 %        dari apa yang kita       DENGAR
30 %        dari apa yang kita       LIHAT
50 %        dari apa yang kita       LIHAT & DENGAR
70 %        dari apa yang kita       KATAKAN
90 %        dari apa yang kita       KATAKAN DAN KERJAKAN
 
SAYA   MENDENGAR             dan saya           LUPA
SAYA   LIHAT                        dan saya           INGAT
SAYA   KERJAKAN               dan saya           PAHAM
SAYA   BERLATIH                dan saya           TERBIASA
SAYA   MENGALAMI            dan saya           MENGUASAI
SAYA   MENGUASAI            dan saya           MENIKMATI
 
 
Faktor Pendukung Keberhasilan Pelatihan 
§          Komitmen organisasi
§          Kesadaran bersama akan pentingnya peningkatan kemampuan 
§          Iklim kerja yang kondusif 
§          Manajemen yang terbuka 
§          Adanya saling percaya antara atasan dan bawahan 
§          Ketersediaan dana yang memadai 
§          Sarana fisik, tempat dan peralatan yang memadai 
§          Dilaksanakan secara kontinyu dan terus menerus 
 
FOKUS SUATU PELATIHAN ADALAH MEMBANTU ORANG / PESERTA MEMPEROLEH HASIL YANG
BERGUNA DALAM PEKERJAAN,  
BUKAN SEMATA  UNTUK MENYELESAIKAN MATERI / ISI
 
TRAINER adalah seseorang yang dapat memberikan atau menyampaikan materi
dengan jelas kepada peserta training 
PERAN SEORANG TRAINER
 
·         Sebagai Fasilitator
·         Sebagai Guru
·         Sebagai Konselor
·         Sebagai Nara Sumber
·         Sebagai Pemecah Masalah
 
SYARAT MENJADI TRAINER
§          Percaya diri dan antusias
§          Bersemangat
§          Tenang & Sabar
§          Tidak mudah gugup
§          Peduli
§          Positif Thinking
§          Kreatif
§          Setia pada profesi
 
Skills Required to be a Trainer
Keahlian pokok
Design
        –  instructional design
        –  apply learning principles
Material production
        –  graphics, layout, media creation (video, audio, etc)
        –  computer experience
Presentation
        –  voice, personality, technical expertise
 
KOMPETENSI TRAINER
§          Memiliki minat pada pengembangan SDM 
§          Mampu menggali potensi setiap orang 
§          Menunjukkan sikap ramah dan terbuka 
§          Mampu menyederhanakan masalah 
§          Mampu berkomunikasi dengan baik 
§          Berpenampilan menarik dan menyenangkan 
§          Mengerti psikologi yang memadai 
§          Memiliki komitmen dan konsistensi yang tinggi
§          Mampu memotivasi
 
CIRI PRIBADI YANG PROFESIONAL
Disiplin 
Berorientasi pada kualitas 
Rajin dan antusias 
Berpikir positif 
Fleksibel 
Rasional 
Etis 
Kompeten 
Strategis 
MENTALITAS PROFESIONAL
Mentalitas Mutu Terbaik

Mentalitas Baik Hati

Mentalitas Melayani Secara Altruistik

Mentalitas Belajar Secara Kontinual

Mentalitas Artistik

Mentalitas Kesetiaan
KESIMPULAN
§     Sikap Selalu Memberi yang Terbaik; 
§     Orientasi Memuaskan Peserta; 
§     Sikap Kerja Penuh Antusiasme dan Vitalitas; 
§     Budaya Belajar Sepanjang Hayat; 
§     Sikap Pengabdian Pada Nilai-nilai Profesi; 
§     Hubungan Cinta dengan Profesinya; 
§     Sikap Melayani yang Altruistik; 
§     Kompetensi Tinggi Berorientasi Kesempurnaan. 
 
Life for Success
Regards,
HENDRY RISJAWAN - YC0LKJ
Mind Motivator & Trainer

[Non-text portions of this message have been removed]
[Pramuka] sharing menjadi trainer profesional Hendry Risjawan

Programmer Skill

Pingin Jadi Programmer yang Handal?

Posted on April 30, 2008
18

Menjadi programmer itu adalah pekerjaan yang gampang-gampang susah. Dibilang gampang karena kerjaannya gitu-gitu doang cuman nongkrong di depan komputer or laptop. Dibilang susah ya bisa juga sih, soalnya programmer itu bisa dibilang kerjaan “banci”. Lho kok banci sih? emang kenapa?apanya yang salah?
Tugas utamanya programmer itu kan menterjemahkan bahasa manusia ke bahasa mesin. Yang menjadi masalah orang yang minta diterjemahkan itu latar belakangnya beda-beda, misalnya ada boss yang punya perusahaan jual beli, ya berarti boss tsb tentu minta si programmer untuk menterjemahkan manajemen penjualan versi si boss ke komputer kantor. Ini beda lagi kalo si programmer tersebut ketemu sama bossnya manufaktur, tentu saja boss perusahaan penjualan beda bahasanya dengan boss manufaktur. Dan masih banyak lagi tipe orang-orang yang harus dikenali sama si programmer tadi. Nah pada saat si programmer tadi ketemu tipe orang satu dengan yang lain, maka si programmer tadi harus memahami gimana alur pemikiran dan cara kerja masing-masing orang tadi, misal ketemu sama boss manufaktur si programmer juga harus paham proses manufaktur, atau kalo ketemu boss perusahaan retail ya programmer juga harus tau retail itu gimana. Dari sinilah maka sebenarnya bisa dikatakan programmer itu adalah suatu pekerjaan “banci” dan tidak ada disiplin ilmu yang mengikat. Kalo perlu semua harus bisa *nah lho..mabuk gak??*
Akan tetapi dari gambaran tersebut diatas, seorang programmer masih bisa berpikir secara cerdas bagaimana cara ngakalinnya supaya si programmer itu bisa menguasai permasalahan yang ada. Nah jika si programmer itu mampu menguasai permasalahan yang ada dan dia mampu mencarikan solusi yang tepat, maka saat itulah si programmer tadi akan mendapat gelar “Programmer Handal”.
Apa yang harus dilakukan jika ingin menjadi seorang programmer yang handal?
  • Si Programmer tsb harus pinter menggambar. Menggambar yang dimaksud disini bukan menggambar artis, model atau gambar parno akan tetapi si programmer tsb harus pinter menggambarkan alur sistem informasi yang dia temui dilapangan. Tata cara menggambar sistem informasi ini kan banyak sekali mulai dari DFD,IOFC,POFC, Normalization, Flowchart, ER Model, UML dan lain sebagainya. Nah kalo bicara mahir atau nggaknya, biasanya hanya pengalamanlah yang menentukan. Semakin sering berlatih, maka si Programmer ini akan semakin jeli dan pintar ketika menghadapi sebuah masalah sehingga mampu untuk menggambarkannya ke lambang-lambang yang mudah dimengerti orang lain.
  • si Programmer ini juga harus pandai berbicara dan gaul (istilah jawanya blater), tapi bukan pintar berbicara jorok atau ahli rayuan gombal lho :p. Pandai berbicara ini maksudnya kalo diajak ngomong orang itu cepet nyambung, jangan hah..hoh kayak kerbau kepanasan :p. Jadi kalo suatu saat ketemu sama orang yang bermasalah, maka si programmer tsb cepet tanggap dan mampu mencarikan solusi se-simple mungkin dan sekreatif mungkin. Sekali lagi ini perlu banyak belajar dan pengalaman juga.
  • si Programmer tidak boleh gaptek, lah kalo ada programmer yang gaptek ya dibuang aja ke laut selatan biar jadi sarapan paginya nyi blorong. Makanya biar gak gaptek sering-sering baca majalah, koran, artikel, internetan, aktif di milist, chatting dan sebagainya. Tentu saja kalo sering nge-net tapi cuman berburu gambar atau film parno ya nggak termasuk golongan ini. Sekarang untuk nyari sesuatu di internet kan gak susah, cukup modal google, yahoo, wikimedia atau search engine lainnya kan sudah OK punya to? paling yang perlu diperhatikan keyword-nya aja kok. Intinya biar gak gaptek kita harus sering baca, kata om Tantowi Yahya “banyak membaca itu akan pintar, nah pintar itu dekat dengan kekayaan, kalo bodoh akan dekat dengan kemiskinan”. Hayo ada yang punya cita-cita pingin jadi orang miskin? nggak ada kan? apalagi miskin ilmu widihhh mending mati aja deh, masuk neraka gratis kok *just kidding*
  • programmer itu harus jago copy-paste. Lho kok copy-paste sih, maksudnya apa? Programmer itu dekat sekali sama teknologi, teknologi itu beda tipis sama rajin eksperimen. Tapi kalo semua programmer eksperimen sendiri-sendiri, terus kemajuannya seberapa cepat? sesakti apakah kita ini? padahal kalo kita amati di internet, banyak kok ahli-ahli yang ngasih tulisan gratis, baca gak bayar kok kecuali koneksi internetnya yg harus bayar :p. Nah kalo udah dibaca ya tentu saja diketik ulang sebagai sarana eksperimen kita. Tapi sekarang komputer kan udah canggih, jadi dari pada ngetik ulang lebih baik copy-paste aja biar lebih cepet. Lho kalo cuman copy-paste trus konsep teknologinya gimana? kan lama-lama jadi gak tau dong. Iya itu emang itu resikonya, tapi yang jadi pertanyaan apakah kalo kita tahu konsepnya terus akan dibayar orang? tentu saja jawabannya belum tentu, kadang orang nggak mau tau konsepnya seperti apa yang penting programnya jadi dan gak perlu waktu lama untuk bikinnya gitu lho. Konsep mah gampang, ntar kalo sering dicoba-coba lama-lama akan tau dengan sendirinya.
  • programmer itu harus pinter ilmu salon kecantikan. Lho kok? iya dong siapa sih yang nggak suka kecantikan? jangan munafik lah? Maksudnya cantik disini bukan orangnya atau pacarnya yang cantik, tapi desain tampilan programnya itu yang harus cantik. Nah kecantikan ini bukan berarti harus banyak gambarnya atau banyak kata-kata mutiaranya, tapi cantik itu seharusnya tampilan programnya itu simple, nggak aneh-aneh sehingga orang lain bisa mengerti apa yang diinginkan sama programmernya tadi dengan cepat tanpa perlu belajar susah-susah. Contoh seperti google, disitu cuman ada satu input, beberapa radiobutton sama beberapa button aja, tapi dengan konsep semacam itu orang jadi gampang make’nya. Nah kalo ini sih kita harus banyak belajar dan nyari contoh-contoh ilmu kecantikan di internet :)
  • si programmer itu harus pinter nulis, bukan nulis surat cinta lho, tapi nulis yang dimaksud disini adalah aktif nulis artikel, buku atau apa ajalah yang bisa dipelajari orang lain. Kata orang “setajam-tajamnya pikiran kita, masih lebih tajam sebatang pena”. Ini artinya apa? sepandai-pandainya kita,kalo kita nggak rajin menuliskannya maka lama-lama akan lupa juga. Kalo lagi di forum atau milist programmer itu juga harus bisa menjadikan dirinya sebagai bagian dari solusi bukan bagian dari masalah. Makanya kalo di milist itu yang rajin menjawab pertanyaan, bukan kita bermaksud sok pamer lho, tapi kan membantu orang lain itu kan nggak ada salahnya to? lumayanlah buat modal tiket ke sorga walaupun dikit. Ini juga sebagai sarana promosi diri kita agar supaya lebih dikenal orang lain, siapa tau tanpa ikut Indonesian Idol atau Mama Mia kita bisa jadi artis di dunia maya, tul gak?
  • programmer itu harus rajin berdo’a. Nah do’a itu penting biar kita dekat sama yang Diatas sana. Kita harus sadar bahwa kita ini makhluk yang bodoh, tanpa ada amanah ilmu dari yang Diatas tentu kita tidak bisa apa-apa. Makanya kita harus rajin-rajin minta petunjuk, siapa tahu yang Diatas memberikan sedikit ilmunya buat kita. Tapi kalo kita sudah dikasih ilmu sama yang Diatas, seharusnya kita juga gak boleh pelit membagi ilmu kita ke orang lain. Percaya deh semakin banyak kita membagi ilmu kita ke orang lain, maka yang Diatas pun tidak akan pernah bosen ngasih ilmu ke kita.
 belajar mengenai detil komputer dari fungsi dan kegunaannya,
belajar jaringan baik dengan kabel atau wireless, dari lokal sampai jaringan publik
belajar berbagai bahasa pemrograman yg berbeda
belajar membuat aplikasi dengan fungsi yg beragam dengan sistem data yg variatif
belajar tentang database, fungsi, cara pegaksesan, cara kerjanya, dan pembuatan database itu sendiri
belajar soal keamanan komputer, virus, malware, spyware dsb.
setelah mengalami sendiri kesulitan dalam belajar dan mengamati segala problema dan pemecahannya. dari situlah sebenarnya kita baru mulai belajar.